ISID, Kampusku Tercinta!


Assalamu'alaikum...

Wah, senengnya bisa posting tulisan lagi. Heu..kalian pasti baru denger nama ISI ya? Nama apaan ya? Nama makanan, minuman, atau apa??? ISID itu nama perguruan tinggi di bawah naungan Pomdok Modern Darussalam Gontor. ISID sendiri terbagi menjadi 5 kampus yang berbeda lokasi. Kampus 1 bertempat di Pondok Modern Darussalam Gonror 1, yaitu di Ponorogo, tepatnya di Mlarak. Kampus 2 di Siman, yang mana berpenduduk mahasiswa murni, artinya mahasiswa yang kuliah di Kampus ini tidak sambil mengajar. Mereka hanya fokus ke kuliah, makanya setiap tahun wisuda terbaik pasti produksi dari ISID 'Siman' ini, heuheu...
Kampus 3 bertempat di Gontor 3 Darul Ma'rifat Kediri. Di sini hanya terdapat satu jurusan, yaitu jurusan aqidah filsafat ( hii...gak muedeng aqu! ). Kampus 4 bertempat di Gontor 4 Mantingan, yang ini khusus buat putri ( putra & putri di pisah lho...! ). Kampus ke 5 di Magelang Darul Qiyam, kampus ini baru-baru ini didirikan.



Meski gak semewah kampus-kampus lain di luar sana, tapi aku betah banget tinggal di sini. Bukan apa-apa, selain biaya perbulannya relatif murah, cuma Rp 400 ribu perbulan ( udah termasuk uang spp, makan 3 kali sehari, listrik dan asrama gak ada pembayaran SKS ). Coba aja bayangin kalo di luar mana cukup uang segitu buat sebulan?!. Selain itu juga dosen-dosen di dalam gak kalah kualitasnya dengan dosen di perguruan tinggi lainnya. Hampir 90% semuanya lulusan luar negeri. Oya, kebanyakan mahasiswa-mahasiswinya adalah lulusan Pondok Modern Darussalam Gontor, tapi ada juga kok yang bukan almuni Gontor. Angkatanku sekarang ada 9 orang yang bukan berasalal dari Gontor. Amat sangat sedikit sekali peminat di kampus ini, di karenakan mereka menyangka bahwa materi kuliahnya sulit, apalagi ujian masuknya harus bisa bahasa Arab dan Inggris. Tapi, kalau kita punya keinginan yang kuat, Insya Allah pasti bisa. Contohnya temanku yang sekarang kuliah disini, pada awalnya mereka tidak mengerti sama sekali tentang bahasa arab, tapi karena beradaptasi dan seringnya berkomunikasi dengan bahasa Arab dan Inggris, mereka pun sudah pandai.
Jadi kalo aku boleh menilai, kesuksesan mahasiswa dalam belajar, tidak mesti tergantung pada kampusnya, tapi pada kesungguhan mahasiswa itu sendiri ( Setuju ga??? ). Yah..sobat sekalian, sampai sini dulu tulisannya, yang belum jelas dan ada pertanyaan silahkan hubungi aku Insya Allah aku jawab.
Wassalamu'alaikum...



3 Responses to "ISID, Kampusku Tercinta!"

  1. Assalamu'alaikum.
    Salam kenal sebelumnya :)
    Saya sngat tertarik sama ISID ini, rencananya saya bakal ngambil kuliah thn depan pas lulus SMA.
    Nah, saya mo nanya nih, itu tes tertulis dan lisannya susah gak? Lalu, misalnya udh d terima sbg mahasiswa kita tinggal di pondok ya? peraturan sama seperti pondok pas madrasah gak?
    Syukron :)

    ReplyDelete
  2. @AnonymousWa'alaikumussalam...
    salam kenal juga mas, untuk masalah tes lisan/tulis, tesnya terdiri dari fiqh, sejarah islam, tauhid, bahasa arab & inggris. kalo bener2 mau masuk ISID sebaiknya mas persiapkan matang2 agar diterima mas. info lebih lanjut silahkan email ke ahmad.kali.akbar@gmail.com, makasih ya mas atas kunjungnanya...

    ReplyDelete
  3. aslkm,
    kalo lulusan kmi apa kuliah di isisd/unida gratis?

    ReplyDelete