The Agent of Change


Mahasiswa adalah agen perubahan, benarkah demikian? Ya, seharusnya demikian. Namun sangat disayangkan predikat itu hanya disandang oleh beberapa mahasiswa saja. Lalu bagaimana dengan mahasiswa yang lain? Mereka hanya didefinisikan sebagai “orang yang belajar di perguruan tinggi” saja, sesuai yang tercantum di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Tapi pada hakikatnya, pemahaman tentang mahasiswa tidak sebatas itu, tapi jauh lebih luas yaitu seorang manusia intelektual yang menjadi agen pergerakan dan perubahan, kemudian secara sadar memandang berbagai macam fenomena dengan pikiran jernih, positif, kritis, dan juga bertanggung jawab. Kita semua sebagai mahasiswa bisa merasakan tonggak pergulatan pemikiran akan tertempa di sini, di kampus. Berbaurnya berbagai macam ilmu pengetahuan dan idealisme sudah menjadi hal yang lumrah terjadi, banyak hal mengejutkan yang belum pernah kita pikirkan dan sadari sebelumnya akan nampak jelas sekali. Ini semua adalah fase yang kita lalui ketika predikat mahasiswa itu kita sandang, sekarang, dan di masa yang akan datang.
Lalu, siapa dan apa yang harus kita ubah? Menurut penulis, yang statusnya masih menjabat sebagai mahasiswa biasa, paling tidak ada 2 hal saja yang harus diubah. Pertama, mulailah dengan mengubah diri sendiri. Inilah langkah awal untuk menciptakan perubahan dunia. Ubahlah diri anda menjadi sesempurna mungkin tanpa harus menjadi orang lain. Artinya, anda harus mengubah semua kepribadian anda menjadi lebih baik dari kepribadian yang sekarang anda miliki. Bukan saatnya lagi anda mencari jati diri, tapi sekaranglah saatnya anda menjadi manusia yang kreatif, produktif penuh inovasi yang sedang menjalani peningkatan jati diri sebenarnya. Tingkatkan semua keahlian dan kreatifitas yang anda miliki, agar bermanfaat bagi masyarakat.
Kedua, ubahlah lingkungan/masyarakat anda. Seorang mahasiswa tidak bisa disamakan dengan siswa sekolah menengah yang dengan mudahnya terpengaruh oleh lingkungan. Tapi sebaliknya, ia harus menciptakan dan merubah lingkungan tersebut menjadi lingkungan yang ideal bagi dirinya juga masyarakatnya, sesuai dengan statement yang dikutip langsung dari Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi yaitu “Lingkungan itu tidak dicari, tapi diciptakan”. Jika anda masih mahasiswa, ubahlah lingkungan kampus anda menjadi lingkungan mahasiswa seutuhnya. Semuanya memiliki kesadaran akan suatu kepentingan yang berkaitan dengan kemahasiswaan, tidak ada lagi unsur keterpaksaan dalam menjalaninya. Dan jika anda sudah terjun dimasyarakat, ubahlah masyarakat dan lingkungan anda menjadi masyarakat yang beradab. Jika kedua hal tersebut berhasil anda ubah, maka andalah The Agent of Change itu! Wallahu a’lam bishshawab.

0 Response to "The Agent of Change"

Post a Comment