Kisah Nenek Penjual Pakaian


Pernah melihat nenek-nenek atau kakek-kakek tua penjual pakaian atau yang lainnya di pinggir jalan? Saya yakin anda semua pernah melihatnya. Apa yang anda pikirkan saat itu? Adakah pikiran anda untuk membelinya? Jika ada, berarti andalah pemilik hati emas itu. 

Marilah kita cermati, betapa gigihnya perjuaangan mereka. Di usianya yang sudah tidak pantas untuk bekerja, yang seharusnya duduk manis di rumah menikmati hasil kerja anak-anaknya. Ini malah bersusah payah berjualan di pinggir jalan. Syukur-syukur kalau ada yang memberlinya. Kalau tidak, mau makan apa mereka hari itu? Sebagian orang berpikiran "Malas ah beli baju disana, pasti jelek-jelek dan mahal". Saya katakan "Iya, mungkin saja". Tapi ingat saudara, dengan kita membeli barang dagangan mereka, berarti kita membantu mereka untuk tetap hidup. Mari kita hargai usaha mereka. Lebih baik mana nenek-nenek yang masih mau bekerja atau pengemis di jalanan? Saya rasa mereka jauh lebih terhormat dan patut dicontoh. 

Dalam setahun, biasanya saya naik kereta Madiun-Cirebon 2 kali bolak-balik. Di perjalanan, pasti saya temukan nenek/kakek yang berjualan. Entah jualan makanan, alatalat dapur, koran dan lain-lain. Satu yang saya pikirkan waktu itu, "Kemana anak-anak mereka? Apakah ia hidup sendiri atau malah ia telah ditinggalkan anak-anaknya?". SUngguh, hati ini teriris melihat raut wajahnya yang sudah keriput termakan zaman. Bukan saatnya lagi mereka bekerja. Ya Allah...berilah mereka kebahagiaan seperti kebahagiaan seperti kebahagiaan yang aku rasakan sekarang. Mudahkanlah mereka dalam segala urusannya. Amin.

4 Responses to "Kisah Nenek Penjual Pakaian"

  1. Berikanlah mereka kemudahan..

    ReplyDelete
  2. Kita semua juga akan tua dan (mudah-mudahan) nasib kita bisa lebih baik dari si Nenek, Tapi tidak ada salahnya menanam amal dari sekarang untuk bekal kelak didunia bahkan akhirat nanti

    ReplyDelete
  3. @Agung Carsipp mas, jangan sampai orang tua kita seperti nenek itu, sayangilah orang tua sebagaimana mereka menyayangi kita di waktu kecil :-)

    ReplyDelete