Kisah Nyata: Kejaiban Allah di Kota Makkah dan Madinah


Ini kisah nyata yg dialami teman saya, terjadi kemarin, selasa 15 April 2014 di Kota Mulia Madinah al-Munawwarah. Hari itu, kami hendak meninggalkan kota suci itu dan menuju Makkah. Saat menunggu bis jemputan, dia berpikir apakah uangnya cukup untuk makan dan keperluan ketika di Makkah nanti? Tak jelang beberapa menit, ia bertemu dengan seorang bapak-bapak dan keluarganya yang ia kenal dalam perjalanannya menuju Madinah sehari sebelumnya. Tiba-tiba Bapak itu memberikan uang kepada teman saya itu sebesar SR 100. Awalnya teman saya menolak, tapi bapak itu memaksanya lantas ia terima uang itu. Bisa kita bayangkan betapa senangnya teman saya itu, dikala ia sangat membutuhkan uang, dalam sekejap uang itu ada ditangannya. 

Lalu ia berpikir bagaimana bisa bapak-bapak yang baru dikenalnya bisa memberinya uang? Lalu dia ingat sesuatu. Sehari sebelumnya, hari senin, selepas sholat shubuh ada seorang pengemis memintanya uang di pintu masuk Masjid Nabawy, lalu ia memberinya uang SR 10. Sehari setelahnya uang SR 10 itu Allah ganti dengan SR 100. Masha Allah....


Sekarang kami di Kota Makkah, sudah menunaikan umrah alhamdulillah.....
Setelah sholat dzuhur, teman saya melihat penjaga air zamzam yang begitu tekun membersihkan kran dibawah teriknya matahari Saudi yang mencapai 37 derajat. Ia meminta penjaga itu untuk memotretnya di depan masjidil haram. Setelah itu, teman saya memberinya uang SR 10 karena merasa iba.

Setelah ashar, teman saya diajak temannya untuk mengunjungi toko 'Arabian Oud', sebuah toko minyak wangi yang terletak di lantai bawah hotel yang kami tinggali. Temannya teman saya membeli 2 minyak wangi seharga SR 240 dan SR 300. Teman saya hanya melihat-lihat dan mencicipi aroma beberapa minyak wangi di toko itu. Ada satu minyak wangi yang ia suka, harganya SR 75. Tapi tak terlintas sedikitpun untuk membelinya. Karena baginya, uang segitu sangat mahal melihat sisa uangnya sekarang.

Akhirnya mereka kembali ke hotel. Tapi sesaat kemudian, temannya teman saya itu keluar dan kembali dengan sebuah minyak wangi yang harganya SR 75 tadi dan memberikannya ke teman saya. Masha Allah...

Kejadian ini dia ceritakan hanya kepada saya dan saya rasa ada baiknya untuk dishare agar kita bisa mengambil hikmah dari kejadian diatas bahwa apa yang Allah sampaikan benar adanya. Jika kita memberi kebaikan 1 akan diganti 10. Teman saya telah membuktikannya di dua kota suci Makkah dan Madinah. Semoga keluarga kita, saudara kita, teman kita bisa merasakan sholat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawy. Aamiin.

8 Responses to "Kisah Nyata: Kejaiban Allah di Kota Makkah dan Madinah"

  1. itu salah satu tanda2 kebesaran Allah ya mas, dan kebesaran Allah lainnya yg tdk ditunjukkan kepada kita sangatlah banyak :)

    makasih sharingnya yg penuh hikmah :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. tentunya....plus itulah ajaibnya kota Makkah dan Madinah sekali berbuat kebaikan langsung diganti dengan kebaikan lagi. sama2 mbak

      Delete
  2. insya Allah bagus inti sari bacaannya, tinggal ditingkatkan aja metode penulisan cerita yang lebih baku

    ReplyDelete
  3. Subhanallah.. bener2 tak disangka ya.. memang kebaikan yg dilakukan dgn tulus akan berbuah manis :)

    ReplyDelete