Pluralitas dan Pluralisme Agama

Penulis : Dr. M. Legenhausen
Penerbit         : Shadra Press
Cetakan         : Cetakan Pertama, Oktober 2010
Halaman        : 239 halaman

Kekerasan dalam kehidupan bermasyarakat kian banyak, dan ramai diperbincangkan. yang menjadi korban tuduhan ini, tak lain adalah agama. Agama menjelma menjadi biang kerok dari keresahan masyarakat dewasa ini. Maka tak heran wacana Pluralisme agama terus diteriakkan. 

Buku yang berjudul Pluralitas dan Pluralisme Agama ini, ditulis oleh seorang doktor lulusan Qom University Iran, yaitu Dr. M. Legenhausen. Dalam buku ini penulis menjelaskan beberapa arti serta pemahaman mengenai Pluralitas dan Pluralisme Agama. Sekilas tidak ada yang salah dalam buku ini, sebab didalamnya penulis mengkritik pandangan para pengusung Pluralisme, semisal John Hick, Syeed Hossein Nasr dsb. Menurutnya, Pluralisme yang diwacanakan Hick merupakan bentuk dukungan terhadap sintesis doktrinal yang dipaksakan, dan itu hanya rekaan Hick saja.

Lebih jelasnya buku ini pun menyebutkan bahwa, pada saat pluralisme agama ditawarkan sebagai suatu teologi toleransi, ternyata ia tak terbukti toleran pada perbedaan agama yang benar-benar nyata. Selain itu buku ini pun membela para sufi yang acap kali dijadikan oleh para pluralis sebagai legitimasi ideologi pluralisme, semisal Rumi dan ibn Arabi. Buku ini terbagi menjadi dua bagian inti. Pertama, pembahasan pada masalah pluralisme dan liberalism yang mana pokok pembahasanya menyangkut pada liberalisme politik menuju pluralisme religious, pluralisme religious John Hick dsb. Kedua, buku ini pun membahas pluralisme keagamaan non-Reduktif dalam Islam, yang sub pembahasannya memaparkan penolakan pluralisme keagamaan oleh kaum sufi serta filsafat perennial, Sophia perenis dan pluralisme agama. Dalam salah satu babnya terdapat paparan Adnan Aslan atas wawancaranya kepada john Hick dan Seyyed Hoosein Nasr.

Sekilas buku ini tidak menyisakan tanda Tanya dan terkesan benar. Bahasan buku inipun dikemas begitu apik. Namun bila dicermati lebih lanjut, buku ini menyampaikan ideologi yang agak menyimpang, seperti kemungkinan para pengikut Hindu, Budha, dan ajaran lain bisa masuk surga, andai saja penolakan mereka terhadap Islam disebabkan ketidaktahuan akan Islam, atau yang disebut penulis sebagai (jahil qhasir). Dan Hanya (jahil Muqashshir) saja yang masuk kedalam neraka.

Buku ini bagus bila dibaca untuk mengetahui secara ta’rif maupun landasan ideologi pluralisme agama beserta penolakannya. Namun para pembaca harus berhati-hati sebab, penulis buku ini adalah seorang syiah. sehingga, terdapat beberapa ideologinya yang disusup secara halus. Wallahu a’lam bissawab.

1 Response to "Pluralitas dan Pluralisme Agama"