8BmEg4v8P7uY0xxaFhXUJ46gPclAwvFkbC47Z6LN
Bookmark

Islam Sebagai Agama Rahmatan Lil Alamin

Judul               : Islam Sebagai Agama yang Kamil, Syamil, Rahmatan Lil Alamin

Judul asli         : Syariah, Sejarah Perkelahian Pemaknaan

Pengarang       : Khalil Abdul Karim

Penerbit           : LKis, Yogyakarta

Tahun              : 2003

Halaman          : 154

Penulis : M. Kharis Majid

Islam Sebagai Agama yang Kamil, Syamil, Rahmatan Lil Alamin

Polemik yang mengatakan bahwa Islam merupakan tradisi arab yang sekarang mendunia karena Islam,  bukanlah suatu hal yang mudah untuk dipaparkan. Bisa dikatakan bahwa ini adalah pemaparan yang salah dalam memahami hakekat apa itu Islam sendiri.

Buku ini memaparkan bahwa masa sebelum kenabian bangsa arab bukanlah bangsa yang bodoh atau jahiliyah. Karena bangsa ini mampu melahirkan peradaban yang maju dan SDM yang unggul. Buku ini sendiri mengajak para pembaca untuk bahu-membahu berpartisipasi dalam mengkaji dan mengungkap tentang realita kehidupan bangsa Arab sebelum datangnya masa nubuwah.

Mereka berspekulasi apabila bangsa arab bangsa yang bodoh, maka bukan hanya dari segi intelektual dan moralnya, tapi juga dari segi ekonomi, politik, social budaya serta keagamaannya. Maka hal yang demikian sangatlah mencoreng citra luhur yang ada dalam bangsa arab terdahulu. Sehingga bangsa arab adalah bangsa yang nista, tidak mampu melahirkan bangsa yang unggul seperti yang kita ketahui saat ini.

Pemaparan di atas tidaklah mengkaji secara dalam, bukan karena bangsanya yang yang mampu melahirkan sesosok pemimpin yang berwibawa, peradaban yang mendunia. Sehingga menjadi bangsa yang kuat yang disegani pada saat ini. Akan tetapi Islamlah yang menjadikan bangsa ini menjadi bangsa yang digdaya. Bangsa yang mampu melahirkan pemimpin-pemimpin bijaksana hingga saat ini masih eksis dalam membangun peradaban yang mendunia.

Memanglah keadaan bangsa ini pada masa sebelum datangnya Islam merupakan bangsa yang jahiliyah, yang mengubur bayi perempuan hidup-hidup, suka minum-minum, saling membunuh dsb. Maka, turunlah Islam di arab sebagai lentera yang menaungi kegelapan yang telah mendarah daging dalam diri bangsa tersebut, yaitu sebagai agama penyempurna dari ajaran Nasrani dan Yahudi.


Posting Komentar

Posting Komentar